Gaya Hidup

Generasi Sandwich

Apa itu generasi sandwich?

Siapa yang termasuk generasi sandwich?

Kenapa generasi sandwich namanya?

Pasti beberapa dari teman-teman pernah atau sering mendengar sebutan generasi sandwich, nah sebenarnya apa itu?

Jadi, generasi sandwich adalah suatu generasi dalam keluarga yang harus memberi dukungan baik berupa finansial maupun perawatan untuk orang tua dan anak-anaknya kelak. Golongan yang termasuk generasi sandwich yaitu dari umur 30 tahun sampai dengan 40 tahun.

Lalu, kenapa namanya sandwich? Menurut Dorothy Miller, (1981 dalam finance.detik.com, 2019) ia menyebut “Sandwich Generation’ untuk perempuan berusia 30-40 tahun yang terhimpit beban untuk membiayai anak dan orang tua yang sudah lanjut. Kondisinya diasosiasikan seperti sandwich karena terhimpit di sana sini, layaknya sandwich di mana sepotong daging terhimpit dua helai roti” (Para 2).

Generasi sandwich muncul karena peningkatan harapan hidup dan kegagalan orang tua kita dalam mempersiapkan finansial di masa tuanya. Akibatnya, kita generasi sandwich yang harus memberi dukungan perawatan dan finansial kepada orangtua juga anak-anak kita kelak. Faktor kegagalan orangtua dalam mempersiapkan finansial diantaranya karena kurang pengetahuan tentang pentingnya kemandirian finansial di hari tua.

Siapa yang termasuk generasi sandwich? Ya, saya termasuk. Saya umur 20 Tahun sekarang.

Harapan saya tetap ingin hidup, tanpa kita sadari kita akan melewati range usia 30-40 tahun kelak. InsyaAllah. Apa mungkin, kita mengulangi kegagalan orangtua kita dalam hal ini adalah dana pensiun? Tentu kita harus berpikir. Bahwa hidup tidak untuk hari ini saja. Kelak, kita dihadapkan oleh tanggung jawab yang semakin berat. Kegagalan yang sudah terjadi, biarlah menjadi pelajaran kita wahai generasi sandwich.

Tentu, kita tidak boleh berharap kelak akan dibiayai oleh anak-anak kita. Karena itu bukan jaminan, akan banyak kemungkinan yang bisa terjadi, dan itu diluar kehendak kita sebagai manusia. Jadi, hal ini lah yang membuat saya melek dengan investasi. Investasi untuk dana pensiun, investasi untuk pendidikan anak, menabung untuk dana darurat, investasi untuk menghidupi orangtua dan keluarga kecil saya nanti kelak, Aamiin. Investasi sedini mungkin, bahkan saat awal kerja.

Sekarang, saya sedang giat-giatnya investasi. Giat-giatnya mencari informasi tentang investasi. Agar, hal yang sama tidak terjadi pada saya. Saya cukup dimenangkan, karena saya mengetahui hal-hal ini diusia yang cukup muda. Semoga saya bisa memangkas generasi sandwich ini.

Semoga Allah selalu beri lindungan dan kesehatan untuk para pembaca:)

Semoga bermanfaat.

Sumber gambar: klik disini ya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *