Gaya Hidup

Pertama Kali

Hari Rabu, 7 Agustus 2019 kemarin saya bersama staff senior pergi ke Hotel Ambhara Jakarta, tepatnya dekat dengan Mall Blok M. Hari itu akan dilaksanakannya Training Administrasi Email Server untuk salah satu Instansi Pemerintahan. Sebenarnya saya sempat terkejut, selama hampir setahun kerja sebagai PIC Training nggak pernah ikut menyiapkan training di luar. Biasanya yang pergi hanya pengajarnya saja, bersama asisten yang mengerti juga tentang materi tersebut. Akhirnya pertama kalinya bisa ikut mempersiapkan training di luar kantor sebelum aku dipindahkan ke bidang atau bagian lain ๐Ÿ˜€

Sebenarnya ini yang saya selalu nantikan, bisa kerja di luar. Ya, ikut mempersiapkan training di luar kantor. Karena dari bertemu orang lain, berbicara dengan orang lain, berinteraksi dengan orang lain adalah hal yang menyenangkan dan bisa mendapatkan pengalaman. Saat kemarin banyak sekali pengalaman yang saya dapatkan, semuanya serba “first time” ๐Ÿ˜€

Berangkat

Hari itu saya bersama dengan dua staff senior yaitu mas Nugi dan Dhenandi. Sebelum hari itu tiba, sorenya saya menanyakan ke mereka pelaksanaan trainingnya dimana, apakah di tempat si klien, atau di Hotel. Kemudian info dari mereka akan dilaksanakan di Hotel. Padahal saya berharap di kantor Instansi Pemerintah.

Stasiun Cakung

Kami bertiga rencana kumpul di Stasiun Cakung pada pukul 06:30 WIB. Rencana saya ke Stasiun Cakung naik KRL dari Bekasi. Karena Stasiun yang paling dekat dan jalanannya nyaman itu Stasiun Bekasi aja. Akhirnya saya ke Stasiun Bekasi naik motor. Kemudian dilanjut naik KRL ke Stasiun Cakung, hanya saja saya kurang memperkirakan bahwa hari itu hari kerja, saya sampai di Stasiun Bekasi pukul 06:15 WIB, kereta KRL JKT-KOTA sudah penuh sekali, saya masih berlari mencari pintu yang tidak terlalu padat, saya hampir nyerah buat ngejar ker gerbong yang paling ujung tapi akhirnya tetapku usahakan mengingat waktu sudah hampir setengah 7, sampai ke ujungpun akhirnya ada celah sedikit untukku. Perjalanan dari Stasiun Bekasi ke Stasiun Cakung pun tidak membutuhkan waktu yang lama jika di tempuh menggunakan KRL. Saya sampai di Stasiun Cakung pukul 06:24 WIB. Lega sekali rasanya nggak telat. Setelah tapping kartu untuk keluar stasiun, ternyata disana sudah ada Bang Dhenandi. Kemudian beberapa saat munculah Bang Nugi. Kita rencana akan kesana naik Gocar. Akhirnya mendapatkan Gocar dan berangkat..

Tragedi ketika Berangkat

Perjalanan Berangkat menggunakan Gocar

Hari itu benar-benar macet (sekali) estimasi perjalanan itu hanya 1 jam. Tapi pas berangkat total sekitar 2 jam 30 menit. MasyaAllah banget gaes. Kemudian ada beberap tragedi juga, jadi ketika melewati Taman Makam Pahlawan, tiba-tiba di bapak driver ingin buang air kecil dan memutuskan untuk mencari toilet dan memarkirkan mobilnya di seberang jalan. Setelah sudah selesai, kemudian mobil driver ini ingin menyebrang, tetapi tiba-tiba ada motor yang nabrah body depan bagian sampingnya mobil, menurutku nabraknya cukup kencang, pas kejadian itu saya tegang banget, udah telat trus ada tragedi pula. Kayaknya yang nabrak itu ngantuk. Status akhirnya dia kabur dan nggak tanggung jawab terhadap mobil si bapak driver yang kaca spionnya lepas.

Sampai di Hotel Ambhara

Sesampainya di Hotel, kami menanyakan ruangannya di meja resepsionis, dan diarahkan ke lantai 1. Suasananya sudah panik, karena kita telat 15 menit kira-kira. Karena memang peserta di instansi ini terkenal dengan disiplin dan ketepatan waktunya, semua peserta sudah sampai di lokasi sebelum pukul 09:00 WIB. Hanya ada beberapa atasan mereka yang belum sampai. Kemudian untuk menunggu atasan tersebut, training akan dimulai pukul 09:30 WIB. Alhamdulillah kami ada waktu untuk siap-siap terlebih dahulu, saya menyiapkan semua barang yang sudah dibawa. Pesertanya lumayan banyak.

Saat Training Berlangsung

Alhamdulillah training berlangsung lancar, pesertanya juga aktif untuk bertanya. Mungkin karena dari awal sudah di wanti-wanti kalau harus aktif bertanya dan lainnya atau bisa jadi karena ada atasannya hehe. Materi training cukup padet dan sangat berisi, karena dikupas tuntas bagaimana cara teknisnya dan teorinya. Jadi langsung praktek.

Makan Siang di Hotel Ambhara

First Time, makan siang di Hotel. Saya ditanya hari itu sama salah satu staff Senior,

“Lu udah berapa kali Alifa makan di Hotel?”

Saya mikir, pertanyaan itu yang bikin saya sadar, kalo ini pertama kalinya ๐Ÿ˜€ Senang? Pasti. Bingung? Iyup. Gerogi? banget.

Saya gerogi sekali. Nggak boong. Ditambah lagi saya makan bareng peserta training. Hmm. Saya diem aja. Mau ngajak ngobrol juga bingung ngajak obrolan apa. Yang ada nanti saya makin mati gaya. Staff senior makan siangnya misah-misah. Padahal saya udah ngekode biar deket saya aja, biar saya nggak canggung, dan lumayan ada temen ngobrol. Saya kikuk, saking banyak makanan yang disediakan saya bingung mau ambil yang mana. Makanannya beraneka. Banyak makanan yang enak-enak. Saya makan nasi beserta kaya akan lauk, makan dimsum, abis itu makan eskrim. Setelah itu ngantuk. Hehe. Nggak deng, setelah makan kita semua sholat Dzuhur.

OTW Menuju Rumah

Firts Time, naik MRT. Sebenarnya semuanya udah capek, tapi saya bilang sama kedua staff senior, kalau saya ingin naik MRT. Eh akhirnya peka. Dan kami naik MRT. Sebenarnya bang Dhen setuju untuk naik MRT, tapi bang Nugi masih pikir-pikir lagi karena dia sudah membayangkan kalau nyambung perjalanan naik KRL, penuh coy. Akhirnya kesepakatannya naik MRT dari Stasiun MRT Blok M sampai di Stasiun MRT Bendungan Hilir, kemudian dilanjut naik Taxi ke Stasiun Cakung.

Dari awal rilis transportasi ini sebenarnya udah pengen banget coba, tapi belum kesampaian juga. Kemarin saya melewati 3 Stasiun MRT yaitu, ASEAN, Senayan, Istora Mandiri. Dari segi biaya memang lebih mahal dari KRL kemarin saya membayar Rp6.000 menggunakan e-money.

Dari segi desain MRT ini memang elit, desain luar maupun dalamnya, stasiunnya, semuanya modern. Keren. Keamanannya juga ketat sekali.

Tapi waktu kemarin mau keluar dari Stasiun Bendungan hilir yang sebelah kiri, eskalatornya sepertinya lagi diperbaiki. Jadi hanya ada tangga saja. Pas ngeliat tangga yang panjang bener, langsung pada menjauh. Haha. Pegel coy.

Ayo warga Indonesia nyobain naik MRT ๐Ÿ™‚

Sekian dulu ya cerita hari ini, jangan lupa bersyukur!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *