Gaya Hidup

Museum Indonesia, TMII

Sebelum liburanku usai ketika lebaran, aku menyempatkan untuk jalan-jalan, karena liburanku terkuras habis untuk mudik, kalian tau ngga si mudik itu apa? kalau menurut wikipedia, mudik itu pergi ke pedalaman, pedalaman ini mungkin maksudnya adalah kampung halaman. Sedangkan singkatan ini juga sering kita sebut “Menjalin Ukhwah Dalam Ikatan Keluarga”. Hehe. Bayangin aja aku dan keluarga mudik itu 8 hari lho. Kebetulan hari Senin seharusnya mungkin pekerja/karyawan di perusahaan lain sudah mulai masuk, tapi di tempatku bekerja ada keistimewaan sendiri nih dapat bonus satu hari untuk libur. Alhamdulillah 😀

Akhirnya aku berpikiran untuk jalan-jalan ke Taman Mini Indonesia Indah dengan mengunjungi tempat-tempat yang belum pernah ku kunjungi disana, sebelumnya aku juga udah pernah lho ke sini, kamu bisa lihat pengalamanku disini Museum Transportasi,TMII dan Dunia Air Tawar,TMII

Sesuai dengan judul artikel ini, kali ini aku mau ke Museum Indonesia lho. Pada penasaran nggak sih? Penasan dong pasti hehehehehe.

Seperti namanya Museum, pasti terdapat sebuah gedung yang akan memperlihatkan kita banyak benda sejarah yang Indonesia miliki. Apa aja sih yang ada di dalam museum ini? Sebelum kepoin apa aja yang ada di dalam museum, kamu pasti kepo kan berapa biaya masuk museum ini? Bayar atau gratis yaaaa?

Harga Tiket Masuk Museum Indonesia

Harga tiket: Rp15.000

Pameran di dalam Museum Indonesia

Setelah kemarin aku berkunjung kesana, sebelum masuk ke gedung museum, kita akan melewati gerbang dalam bentuk candi lho, seperti berasa di Bali. Haha. Mau tau nggak sih yang aku maksud tuh kaya apa? Nih kaya gini lhooooo,

Museum Indonesia ini memiliki halaman yang cukup luas, suasananya adem, tentram, dan ditambah musik-musik seperti angklung, jadi suasananya seperti berada di desa-desa gitu, bikin tenang hati euy, tapi sayang sih aku masuk museum sudah hampir pukul 11 siang, jadi agak panas. Hehe.

Ketika aku kesana suasananya tidak ramai, mungkin karena aku kesananya tidak di hari libur. Aku sempat bingung, kita masuk museum itu dari sebelah mana, karena nggak dikasih tau dan nggak ada penjaga didalamnya. Sepi euy.

Gedung Museum Indonesia memiliki 3 tema di dalamnya yaitu dipisahkan menjadi 3 lantai.

Lantai I, bertemakan Bhinneka Tunggal Ika yang menampilkan pakaian adat dan pakaian pengantin secara lengkap yang terdiri dari 33 provinsi, Nah disini aku nggak foto, karena katanya sih dilarang foto, tapi kalau aku review patung yang memakai pakaian adat dan pengantin itu totalitas banget sih, wajah si patung benar-benar di makeup. Semua patung tersebut diletakkan di dalam lemari kaca, jadi kita sebagai pengunjung nggak bisa untuk menyentuh si patung. Hehe. Kali aja gitu kepo sama alis si patung yang cetar membahana. Selain itu, disini juga kamu bisa lihat berbagai jenis wayang dalam sebuah diorama serta alat musik tradisional yang super lengkap.

Diorama Wayang, Museum Indonesia, TMII

Lantai II, bertemakan Manusia dan Lingkungan, yang menampilkan benda-benda budaya di lingkungan sekitar dalam bentuk rumah ibadah, rumah tinggal, lumbung padi. Selain itu disini juga diperlihatkan kamar pengantin Palembang, ruang dalam Jawa Tengah, ruang dapur Batak. Disini juga mempamerkan alat berburu, alat perikanan,alat pertanian, upacara tujuh bulanan dan masih banyak lagi. Lanjut yuk ke lantai III kira-kira ada apa yah disana?

Lantai III, bertemakan Seni dan Kriya, yang menampilkan hasil seni garapan dan ciptaan baru seperti aneka kain, benda kerajinan logam, perak, dan seni ukir.

Nah, udah tahu kan apa saja yang ada di dalam Museum Indonesia? Sebenarnya, aku rada takut sama patung orang yang ada disana, soalnya kayak lagi liatin aku gitu. Hiiiiiiiih, Horor, sepi juga lagi, disana juga selain disediakan tangga jalan, disediakan juga lho lift, tapi liftnya udah kuno gitu. Tapi masih berfungsi dengan baik kok.

Penutup

Buat teman-teman yang mau kesini, sebenarnya kalau menurutku untuk harga tiket masuk museum Rp15.000 menurutku kemahalan karena pamerannya hanya sedikit. Tapi aku nggak kecewa karena bisa foto di Candi nya. Meskipun, kamu bisa saja foto di Candi tanpa masuk, alias gratis. Hehe. Terima kasih TMII, sudah merawat dan melestarikan benda-benda sejarah Indonesia, semoga terus maju dan berkembang. Buat teman-teman yang mau kesini, semoga liburanmu menyenangkan. Sampai jumpa di postingan selanjutnya!

Sumber informasi: website official TMII

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *