Gaya Hidup

Belajar dari Kesalahan

Pertama kali ketika saya diberikan tugas yang baru menjadi PIC Training, saya teliti sekali dan selalu mempersiapkan semuanya sebaik mungkin. Meskipun begitu, ada satu hal kesalahan saya yang pernah terjadi. Mengingat kesalahan itu menjadi sebuah pelajaran, meski sudah di siapkan sebaik betul, masih saja ada cela untuk kesalahan. Dari kesalahan bisa belajar, kalau harus lebih teliti lagi dari sebelumnya.

Waktu itu sudah beberapa kali training dilaksanakan dan saya yang bertanggung jawab. Semua berjalan dengan lancar, kemudian pada training berikutnya, ada keterlambatan dari pihak percetakan buku modul untuk training. Padahal saya sudah memperkirakan waktunya, sudah pas juga waktunya, tapi ternyata dari pihak percetakan menginformasikan bahwa buku yang di cetak mengalami keterlambatan karena menjelang akhir tahun percetakan overload, akhirnya baru bisa sampai di kantor saya pas hari acara training dilaksanakan.

Mau nggak mau, harus membuat planning B. Terpaksanya saya print out modulnya kemudian di fotocopy sebanyak peserta training. Meskipun jadi seperti tidak profesional, tapi itu salah satu solusi yang terbaik. Untuk kedepannya saya akan lebih berhati-hati.

Akhirnya, buku cetaknya baru di bagikan setelah makan siang hari H. Semua orang nggak akan mungkin mau melakukann kesalahan yang merugikan orang lain, kalau kesalahan merugikan diri sendiri masih bisa kita terima. Lha kalau udah mengecewakan orang lain, susah untuk membuatnya happy kembali.

Segala sesuatu sudah di lakukan dan di siapkan sebaik mungkin saja masih memiliki cela untuk kesalahan ada, jadi harus lebih hati-hati lagi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *