Gaya Hidup

Harapan Yang Tertunda: Di Dalam Gedung Kaca

Sumber foto: disini
Hari Rabu kemarin, saya ikut berkunjung ke kantor klien. Ikut dengan salah satu senior yang bernama pak Rizky, terkait diskusi layanan. Awalnya saya diberi informasi bahwa kunjungan ini terkait training. Oleh karena itu saya sebagai PIC Training disuruh ikut kunjungan ini. Saya kaget, karena saya bahkan belum membayangkan rasanya kunjungan ke luar kantor. Saya di tawarkan oleh atasan saya, untuk mencoba mendapatkan pengalaman baru. Saya yang otomatis langsung menjawab “iya”. Hal menarik seperti ini nggak boleh disia-siakan. Saya bahkan sudah tidak sabar untuk menunggu hari Rabu tiba.































Saya nggak membayangkan kalau kantor tersebut ada di dalam gedung tinggi berkaca. Saya berulang-ulang hanya membayangkan ruangan training si klien. Karena sebelum kunjungan kesana, saya sudah googling mengenai alamatnya, gambaran tempat trainingnya. Sampai-sampai saya membayangkan ruangan training megah, dinding yang dihiasi mural, ruangan dingin ber-AC, kursi yang empuk dan meja panjang layaknya tempat meeting di film-film.

Setelah masuk ke dalam gedung tinggi berkaca, saya dan pak Rizky langsung menuju lantai sembilan, kemudian mengisi data diri di buku tamu yang ada di meja resepsionis. Lalu menunggu lumayan lama di lobby yang sofa nya empuk. Sambil menunggu, saya juga memperhatikan gaya berpakaian orang kantoran yang lalu lalang di sekitar lobby. Ada yang pakai seragam, ada juga yang bebas seperti halnya di Excellent. Untuk cara berpakaian perempuan, baju atasan blous yang pasti bukan kaus, celana bahan berwarna hitam atau gelap dan jilbab yang senada dengan warna baju atasan. Untuk laki-laki biasa pakai baju atasan batik atau kemeja dan celana bahan berwarna gelap. 

Di depan lobby juga ada 3 ruang meeting, ruangannya tidak terlalu megah, hanya ada satu meja bundar kecil yang dikelilingi kursi. Dan beberapa orang yang ada di dalam ruang meeting tidak terlalu formal, bahkan saya sering mendengar tawa yang terbahak-bahak. Itu normal-normal saja ternyata di suatu kantor.

Setelah diajak ke dalam ruangan training, ternyata bayangan saya saat di awal berbeda dengan kenyataannya. Saat kunjungan Rabu kemarin, kantor klien tersebut baru saja pindah ternyata. Pantas saja kami sudah sampai di kantor Kuningan, Jakarta, kemudian dapet informasi kalau tempatnya pindah ke Budi Kemuliaan, Gambir, Jakarta Pusat. Untung saja tidak terlalu jauh jaraknya. Tapi gapapa bisa jalan-jalan sambil naik taxi 😀

Nah, karena baru pindah. Ruangan khusus training jadi belum disiapkan. Jadi kami di arahkan ke samping ruang server, yang lumayan masih banyak kardus besar, jadi seperti gudang, karena ruang server juga masih kosong, belum di pindahkan servernya dari kantor lama. Alhamdulillahnya ruangan ber AC dan dingin banget. Jadi, bayangan saya selama beberapa hari buyar begitu saja. Tapi ada satu hal, saya jadi tau sedikit gambaran mengenai ruang server, meskipun belum ada servernya. Dulu, saya hanya dapat mendengarkan teman saya yang PKL di perusahaan besar kalau ruang server itu dingin banget, trus keamanannya sangat terjaga dan banyak sekali server. Alhamdulillah sedikit jadi tau dan udah nggak penasaran banget. Gapapa gagal menikmati ruangan training kantor klien yang sering saya lihat pada dokumentasi foto training di luar kantor. Mungkin nanti. Atau kunjungan selanjutnya? mudah-mudahan…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *