Gaya Hidup

Posisi baru Pengalaman Baru

Setiap pagi, jika atasan saya sedang ada di kantor, pasti selalu mengadakan briefing. Briefing pekan lalu mengejutkan saya. Mungkin bukan saya saja yang terkejut, tapi rekan saya Raihan. Atasan saya menginformasikan bahwa, pekerjaan saya akan bertambah, tanggung jawab pun bertambah. Pekerjaan saya sebelumnya, packing paket, stanby olshop, dan editor buku. Sekarang bertambah, menjadi PIC Training. Meskipun training di adakan sebulan dua kali berbeda materi. Yang artinya saya hanya sibuk pada minggu-minggu training tiba. Nggak juga si sebenernya, banyak juga kerjaan dadakan yang atasan saya kasih. 

 Bertambah pekerjaan baru akan menjadi tantangan saya. Menjadi pengalaman baru yang saya dapatkan, yang hanya sebelumnya membuat acara di organisasi sekolah. Ternyata kepake juga di kerjaan, hanya berbeda penempatannya. Kalau dulu saya hanya sebagai anggota organisasi,  yang mendukung atau berperan sebagai tim sukses acara, bukan menjadi PIC organisasi. Sekarang saya menjadi PIC training.   

Dalam memulai pekerjaan ini, saya terasa sedikit gugup. Maklum, tanggung jawabnya sekarang sangatlah besar. Jadi harus dilakukan sebaik mungkin. Sebagus mungkin. Setiap kesalahan yang saya lakukan, atau ada yang kurang selalu saya catat. Menjadi catatan yang tidak boleh terulang.   

Baru pekan kemarin saya reposisi pekerjaan, dan pekan itu pula saya langsung menghandle training yang akan berlangsung, di beri arahan yang baik oleh rekan saya Raihan.   Raihan sepertinya sabar banget menghadapi saya yang terus aktif bertanya yang berhubungan dengan training. Mengarahkannya juga cukup baik. Mungkin karena Raihan dulu adalah teman sekelas saya di SMK. Jadi lebih mudah berinteraksi.   

Kalau dulu, di organisasi, menggerakan satu orang anggota rasanya sulit sekali. Sangat sulit. Kalau di perusahaan, jelas, tidak begitu sulit. Ya jelas saja, kalau nggak di jalanin tugasnya, dia mau kena omelan atasan? mau nggak di gaji? 😀 Kesan saya menjadi PIC training, semua pekerjaan mudah kalau dijalani dengan ikhlas dan dengan senang hatii. Tanggung jawab yang besar, membuat kita berhati-hati melakukannya. Selalu berusaha yang terbaik dalam segala tindakan.   

Sama seperti acara-acara oraganisasi di sekolah. Kalau lagi hari H acara, pasti selalu capek rasanya. Ya begitulah dengan ini.   Sekarang, saya menjadi penanggung jawab yang sebenarnya. Posisi baru, pengalaman baru, perjalanan baru. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *