Gaya Hidup

LAB 5.2 DYNAMIC HOST CONFIGURATION PROTOCOL RELAY (DHCP RELAY)

DYNAMIC HOST CONFIGURATION PROTOCOL RELAY (DHCP RELAY) 

  • Pengertian 
DHCP Relay adalah sebuah proxy yang meneruskan paket DHCP antara client dengan server saat client dan server tidak berada pada satu subnet. Penerusan IP oleh DHCP Relay agent terpisah dari forwarding normal sebuah router IP, dimana datagram jaringan dipecah antara network secara sedikit transparan.


  • Topologi
  • IP Address


  • Konfigurasi pada DHCP Server 
1) install Packages pada server, dengan menggunakan perintah seperti pada gambar dibawah ini :

 2) pada postingan sebelumnya kita sudah mengkonfigurasi DHCP Server, untuk membuat DHCP Server untuk Relay yang harus dilakukan adalah edit file dhcpd.conf dengan editor nano :

3) maka isi file tersebut belum ada script apapun (tampilan awalnya ) :

4) kemudian tambahkan script untuk network baru yang digunakan untuk dhcp relay seperti perintah dibawah ini :

5) kemudian restart dhcp server dengan perintah :

6) untuk melihat apakah server DHCP berjalan dengan baik gunakan perintah seperti dibawah ini :


Konfigurasi pada DHCP Relay 

1)  setelah konfigurasi dhcp server selesei, selanjutnya konfigurasi dhcp relay pada network yang berbeda dengan dhcp server, lakukan instalasi dhcp relay dengan perintah yang sama seperti instalasi dhcp server :

2) Kemudian copy script dhcrelay.service yang terdapat di folder /lib/systemd/system/dhcrelay.service kedalam /etc/systemd/system :

3) setelah itu edit file dhcrelay.service  :

4) kemudian tambahkan IP DHCP Server seperti gambar dibawah ini :

5) setelah itu reload system daemon dari hasil konfigurasi yang telah kita buat :

6) kemudian lihat apakah dhcreload sudah aktif atau belum menggunakan perintah : 

7) untuk mengaktifkannya gunakan perintah :

8) maka dhcp relay akan aktif :

Konfigurasi Router Mikrotik 

1) konfigurasi IP Adress pada mikrotik :

2) kemudian cek dengan perintah dibawah ini :


Pengecekan Jaringan Menggunakan Wireshark 

1) untuk pengecekan jaringan menggunakan wireshark, caranya adalah klik kanan pada bagian yang mau kita remote disini yang kita capture adalah jaringan yang menuju ke server DHCP kemudian pilih start capture. 



2) kemudian pilih interface yang akan kita capture misalnya pada gambar dibawah ini yang ingin kita capture adalah interface SW1 Port 2 :

3) kemudian untuk settingan DHCP pada client lakukan pemilihan Obtain an IP Address Automatically :


 4) untuk melakukan pengecekan pada client, klik tombol details pada local area connection status, dan hasilnya seperti dibawah ini :


5) maka dari sisi server bisa dilihat proses request antara dhcp server ke dhcp client :

6) maka hasil wireshark akan muncul seperti pada gambar dibawah ini :
untuk penjelasan yang lebih lengkap ada pada postingan saya sebelumnya klikdisini


  • STATIC DHCP 


7) kemudian ceknama PC client kita, pada gambar dibawah ini adalah nama PC client 1 :


 kemudian ceknama PC client kita, pada gambar dibawah ini adalah nama PC client 2 :

8) kemudian copy MAC-Address client 1 dan 2 untuk didaftarkan kedalam Server :

  • CLIENT 1

  • CLIENT 2


9) lakukan perintah dibawah ini : 


lalu tambahkan script dibawah ini :

host ALIFA = host ALIFA disini adalah nama PC kita 

dan masukkan MAC-address yang sudah kita copy sebelumnya.

untuk “Fixed-Address” = maksudnya adalah kita yang akan menentukan/yang mengatur Ip address yang akan diberikan pada client tersebut.  


10) kemudian retsrart dhcp server dengan perintah :

11) lalu cek server dhcp apakah berjalan dengan lancar atau tidak dengan perintah dibawah ini :

12) kemudian untuk settingan DHCP pada client lakukan pemilihan Obtain an IP Address Automatically untuk CLIENT 1 dan CLIENT 2 :

13)  untuk melakukan pengecekan pada client, klik tombol details pada local area connection status, dan hasilnya seperti dibawah ini :

  • CLIENT 1

  • CLIENT 2


Ip yang terdapat pada client 1 dan 2 adalah IP yang kita daftarkan sebelumnya pada Server DHCP, coba perhatikan dengan jeli. jadi pada Static DHCP ini kita yang akan memberikan IP Address terhadap client sesuai dengan yang didaftarkan pada server DHCP.

SELAMAT MENCOBA GUYS, SEMANGAT TERUS, SEMOGA BERMANFAAT!!




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *